Ketika Kata Bercerita

Inspirasi

Masjid Raya Sumbar Butuh Asupan Dana Juni 2, 2008

Diarsipkan di bawah: News — afrianingsih @ 9:52 am
Tags: , , , , ,

Arab Saudi Ikut Membantu
Sebagai daerah yang berfilosopi Adat Basandi Sarak sarak Basandi Kitabullah yang memang kental nuansa Islam, hingga saat ini masih belum memiliki masjid raya yang mampu menampung ratusan jemaah. Persoalannya, kendati peletakkan batu pertamanya sudah dilakukan Desember 2007 lalu, pembangunan tersebut masih dalam tahap pemancangan. Yang lebih mengkhawatirkan, jika dana pembangunan ini tidak cukup, pembangunan akan terbengkalai. Jika ada kecukupan dana hingga Rp 500 miliar, maka masjid tersebut akan menjadi kebanggaan rang Minang.


Namun jika yang dibangunan hanya bangunan utama maka hanya membutuhkan dana Rp 234 miliar. Sedangkan jika pembangunan masjid lengkap dengan berbagai fasilitasnya membutuhkan dana  Rp 500 miliar. Kepala Biro Sospora Setprov Sumbar Kafrawi mengungkapkan dana APBD sendiri hingga 2009 hanya menampung Rp 100 miliar. Sisanya kata Kafrawi diharapkan dari semua pihak seperti dari perantau.
Dengan dana yang ada sekarang direncanangkan memasang 560 pancang tiang. Sehingga ditargetkan bulan Oktober 2009 sudah terbentuk konstruksi  umum bangunan dan sudah bisa dimanfaatkan untuk ibadah.
“Saat ini sedang dilakukan pemasangan 560 tiang pancang untuk konstruksi bangunan secara umum. Tahun 2009 mendatang konstruksi bangunan sudah teratap dan dapat digunakan untuk shalat. Jika seandainya saat pelaksanaan shalat Idul Fitri lapangan kantor Gubernur tidak bisa digunakan karena hujan, maka masjid yang berlokasi di Jalan Padang Baru tersebut sudah dapat digunakan,” kata Kepala Biro Sospora Kafrawi.
“Kalau hanya mengandalkan APBD, ini tidak akan cukup. Makanya kita perlu bantuan dari semua lapisan masyarakat terutama dari perantau untuk membangun masjid yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Sumbar sendiri,” kata Kafrawi.
Dikatakannya, untuk pembangunan masjid raya ini, ada beberapa bahan yang tidak bisa dibeli di Indonesia. Sedangkan dana sebesar Rp 234 tersebut hanyalah untuk bangunan utama masjid saja. Sisanya nanti, akan dicarikan melakukan sumbangan dari masyarakat.
Rencananya akan dibentuk perhimpunan pengumpulan bantuan dana pembangunan masjid raya di Arab Saudi. Panitia Perhimpunan Arab Saudi sudah dibentuk dan panitia di sana pun kata Kafrawi sudah melakukan pendekatan dengan pimpinan kerajaan di Arab.
Dalam design, masjid dengan luas 18.800 m2 nantinya diharapkan dapat menampung 6000 jemaah. Dengan total luas masjid berserta  fasilitas penunjang seperti food court, area bisnis dan komersial serta lainnya mencapai 30.236 m2. (afi)

 

Leave a Reply